PTM TERBATAS DI SMP NEGER 1 BOJONG GEDE BOGOR BERJALAN LANCAR

Menengah & Lanjutan

lensapendidikan – Bogor

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah serentak dilaksanakan di beberapa daerah dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK khusus nya di provinsi Jawa barat.

” Reni S.pd dan para guru pendidik mengakui sudah di mulai pembelajaran tatap muka di laksanakan di SMP Negeri 1 Bojong gede Bogor.
Pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Bojong gede Bogor sudah di mulai sejak tiga minggu yang lalu sesuai dengan pemberitahuan dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa barat dan dinas pendidikan kabupaten Bogor bahwa mengizinkan pembelajaran tatap muka terbatas di mulai.
Reni S.pd sebagai Wakil kurikulum di sekolah SMP Negeri 1 Bojong gede Bogor menyampaikan terhadap media Lensa Pendidikan di ruang tamu pada hari Selasa 19/10/2021 dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka baru 50% setiap hari nya secara bergantian dengan angkatan kelas ,yakni saat ini siswa kelas tujuh dari hari Senin sampai Selasa ,hari Rabu sampai kelas delapan dan seterusnya dan yang 50 % lg pembelajaran jarak jauh , dalam pembelajaran tatap muka pelaksanaannya harus tetap mengikuti protokol kesehatan dari Cuci tangan,tes suhu, dan pake masker.
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas ini di sambut girang anak didik SMP Negeri 1 Bojong gede gimana selama ini mereka ingin pelaksanaan pembelajaran tatap muka segera terlaksana ucapnya.
Wakil kurikulum ” Reni S.Pd juga menjelaskan jumlah siswa saat ini ada 1234 keseluruhan siswa dari kelas tujuh sampai kelas sembilan, sementara jumlah rombel ada 29.

SMP Negeri 1 Bojong gede yang belum Vaksin ada cuman jumlah nya sedikit kira” satu sampai dua persen gimana pada saat pelaksanaan vaksin siswa dalam dalam keadaan sakit ,nah siswa tersebut sampai saat ini mereka hanya mengikuti pembelajaran jarak jauh , sementara siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka adalah para siswa yang sudah melakukan vaksinasi sampai tahap kedua dari sehat dari kelas tujuh sampai kelas sembilan semuanya dalam perhari siswa masih 50% .
Siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka tentu yang tidak memiliki keluhan seperti panas, pusing,batuk batuk tidak kita izinkan dalam mengikuti pembelajaran tatap muka,kita menjaga yang tidak kita inginkan sekalipun siswa sudah melakukan vaksinasi.
Mulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang kita laksanakan sampai saat ini berjalan lancar secara bergantian seminggu ini kelas tujuh ,Minggu depan kelas delapan dan seterusnya bergantian dari kelas tujuh , delapan, sembilan dengan 50% semua siswa harus tetap melakukan protokol kesehatan tuturnya.

Reni S.Pd menambahkan dalam Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Bojong gede Bogor ini harus mengikuti aturan dari pencekan satu persatu suhu badan siswa dari pos satpam , Cuci tangan juga harus pake masker demikian juga setelah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka.
Selama berjalan pembelajaran tatap muka disini siswa sangat tertib, tentram mulai dari masuk pos satpam sampai keruangan kelas demikian juga pulangnya siswa langsung pulang satu persatu dan siswa tidak di perbolehkan kumpul kumpul di lingkungan sekolah bahkan di luar lingkungan sekolah kita tetap anjurkan setiap harinya ketika siswa sudah selesai melakukan pembelajaran tatap muka langsung pulang ke rumah masing-masing tutup nya.
Demikian juga dalam pantauan media LENSA PENDIDIKAN dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 1 Bojong gede Bogor sesuai dengan protokol kesehatan dan tertib dalam mengikuti pembelajaran tatap muka serta teratur pada saat pulang sesudah mengikuti pembelajaran tatap muka.
” Reni S.pd berharap supaya pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat terlaksana 100% demikian juga ke inginan orang tua siswa supaya para siswa secara menyeluruh dapat mengikuti pembelajaran tatap setiap harinya seperti dulu sebelum covid 19 tidak ada ,dan kami berharap siswa siswi sehat selalu serta mengikuti protokol kesehatan di saat mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah SMP Negeri 1 Bojong gede Bogor Tutup nya” Karlen.

Share and Enjoy !

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.