202 views

Skema Pinjam Pakai Lahan Efektif Percepat Pembangunan BTS di Daerah 3T

Breaking News

lensapendidikan.com – jakarta

Skema pinjam pakai lahan untuk pembangunan Menara Base Tranceiver Station (BTS) dinilai terbukti efektif untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Anang Latif, menjelaskan, skema pinjam lahan ini sangat membantu dalam mencapai target pembangunan menara BTS di 7.904 lokasi hingga 2022.

“2021 kami selesaikan 4.200 (BTS) targetnya, di 2022 sisanya 3.704 (BTS) seluruhnya menggunakan skema pinjam pakai lahan Kerjasama antar apemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan,” ujar Anang Latif dalam acara Penandatangan Pinjam Pakai Lahan Pembangunan BTS USO Bakti 2021 di Jakarta pada Senin (13/12/2021).

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam skema pinjam pakai lahan, Pemerintah Daerah (Pemda) setempat akan menangguhkan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di lokasi BTS selama penyediaan jaringan masih dilakukan.

Sedangkan untuk penyediaan layanan telekomunikasi di daerah lokasi BTS, BAKTI Kominfo menjalin Kerjasama dengan perusahaan operator telekomunikasi, seperti Telkomsel, Indosat atau XL Axiata.

“Ini karena pemilik frekuensinya adalah operator seluler. Bisa jadi nanti muncul sinyalnya XL Axiata bersama BAKTI atau Telkomsel. Kami bukan cuman pemerintah daerah tapi dengan operator telekomunikasi juga ya tentunya ini di awal ya bagaimana ya kita menyelesaikan 4G,” kata dia.

Menurut Anang Latif, skema akuisisi lahan dipakai operator selular jika ingin membangun BTS diluar daerah 3T karena bangunan dan lahan tersebut akan menjadi aset tetap perusahaan.

Namun, skema akuisisi dinilai akan mempersulit pembangunan BTS jika diterapkan oleh BAKTI Kominfo karena akan menimbulkan banyak kendala seperti prosesnya lama atau berlarut-larut, kepemilikan lahan tidak jelas, dan lainnya.

“Ini sudah terbukti yak arena kami sudah membangun dalam periode empat tahun sebanyak 1.682 (BTS). Skema ini cepat sekali untuk mengejar target pembangunan (BTS). Bisa dibayangkan kalau (BAKTI) pakai skema akuisisi lahan

Share and Enjoy !

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *