Heboh Pemeras Pura-pura Pincang di Jaktim, Polisi: Modus Lama!

Breaking News

lensapendidikan.com – Jakarta

Aksi pemerasan dengan berpura-pura pincang setelah mengaku menjadi korban tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur, membuat heboh warga. Polisi mengatakan aksi pelaku itu merupakan modus lama dari praktik kejahatan pemerasan.
“Ini modus lama, ya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi saat dihubungi, Sabtu (29/1/2022).

Menurut Ahsanul, tindakan seperti itu sudah ada sejak lima tahun lalu. Namun, berkat media sosial, kejadian serupa kini kembali viral di masyarakat.

Sudah lima tahun lalu sudah ada begitu,” katanya.
Terkait kasus yang tengah menyita perhatian tersebut, Ahsanul mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Saksi-saksi dan bukti petunjuk di lokasi terus dikumpulkan polisi
(Pelaku) belum teridentifikasi. Itu kan kejadian hari Rabu ya. Begitu kita cek bukan kemarin, cuma viral saja. Kemarin sudah dicek anggota lagi ya. Saksi-saksi di lapangan masih kita tanyain,” katanya

Peristiwa itu terjadi di depan PP Plaza, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (26/1). Dalam video yang beredar, tampak ada dua pria yang berboncengan sepeda motor mengejar mobil Avanza.

Pelaku pemerasan yang saat itu diboncengkan terlihat menunjuk-nunjuk mobil dan bermaksud menghentikannya. Aksi pria mengejar mobil itu ternyata direkam oleh korban yang ada di mobil tersebut.

Kejadian itu viral di media sosial. Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan pihaknya langsung menelusuri ke TKP untuk mencari tahu kebenaran peristiwa tersebut

(Polisi melakukan) pengecekan informasi tentang adanya korban modus tabrak lari seolah-olah kaki kelindas ban mobil, pura-pura pincang,” ujar Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP Ahsanul Muqaffi dalam keterangannya, Jumat (28/1).

Dia membenarkan saat itu ada dua laki-laki yang berboncengan motor mengejar sebuah mobil Avanza. Kedua laki-laki itu hendak menyetop mobil Avanza dengan dalih meminta pertanggungjawaban akibat kaki yang dilindas.

Di dalam mobil itu, terdapat 1 laki-laki yang mengemudikan mobil dan 2 perempuan sebagai penumpang. Tiba-tiba pelaku turun dengan kaki terpincang-pincang dan menghadang mobil dari depan.

Pelaku laki-laki yang posisi bonceng lari mengejar mobil Avanza warna hitam menyetop di depan mobil dengan berteriak, menunjuk kaki seolah-olah terlindas mobil yang dikendarai korban,” kata Ahsanul.

Tak hanya itu, pelaku juga sempat berteriak kepada pengendara lain yang melintas dan warga sekitar bahwa kakinya habis dilindas oleh pengendara Mobil Avanza. Padahal hal tersebut hanya akal-akalan pelaku.

Warga sekitar pun tidak meresponsnya, bahkan menyebut bahwa pelaku berbohong. Pengendara mobil tersebut lalu diminta warga pergi karena kondisi jalanan jadi macet akibat ulah pelaku.
Pelaku lalu meminta pertanggungjawaban pengendara mobil, tapi tidak direspons oleh pengendara mobil. Cekcok mulut pun sempat terjadi di antara keduanya”(gilangNawawi)

Share and Enjoy !

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.