148 views

Satreskrim Polres Musirawas Press Release Perkara 338 Kasus Pembunuhan

Umum

lensapendidikan.com – MUSI RAWAS

Tim Satuan Reskrim Polres Mura yang diback Polsek Terawas, berhasil menggungkap perkara 338 kasus pembunuhan .

Adapun perkara pasal 338 pembunuhan yang diduga lantaran,saudara tersangka kesal hingga gelap mata menusuk korban hingga meninggal dunia.

Adapun diketahui indentitas tersangka perkara 338 berinisial, SA (42), warga Kelurahan Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas dengan korban tewas berinisial S (41), tidak lain adalah tetangganya sendiri. Pelaku tersangka dapat ditangkap dirumah kerabatnya sendiri di Bukit Langkat, Kecamatan STL Ulu Terawas, Sabtu (6/8/2022).

Awak media mengetahui saat Press release yang dipimpin, Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kabag Ops, Kompol Polin E.A Pakpahan,SH,Sik yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat, SH beserta tim “Landak” Satreskrim Polres Mura.

Adapun Perkara tersebut disampaikan saat menggelar Press Release didepan Mapolres Mura, dipusat Agropolitan Center Pemkab Mura, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (9/8/2022).

“Pagi rekan-rekan wartawan, hari ini kami dari Polres Mura, menggelar press release perkara 338 dan 365, dibulan Agustus yang berhasil diungkap Satreskrim Polres Mura dan Polsek Terawas,” kata Kabag Ops, Kompol Polin E.A Pakpahan didampingi Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat.

Kabag Ops menjelaskan, perkara 338 pembunuhan, dengan modus lantaran, tersangka kesal hingga gelap mata menusuk korban hingga meninggal dunia.

Lalu, perkara 365 curas, dengan modus mengelabui korbannya, dengan menyamar sebagai anggota Polri (Polisi Gadungan), dan pelaku merampas barang berharga milik korbannya.

Kemudian, 365 curas dilakukan oleh dua pelaku dengan modus memepet sepeda motor milik korban, dan langsung mengancam dan merampas korbannya, namun untuk secara rinci akan dijelaskan oleh Kasat Reskrim.

“Dan, kami dari Polres Mura, mengajak masyarakat Kabupaten Mura, untuk berkejasama dan saling membantu, jangan sampai terlibat dengan tindak prilaku kejahatan,” tutur Kabag Ops.

Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP Dedi Rahmat Hidayat mengatakan bahwa, perkara pertama yakni perkara pembunuhan di Kelurahan Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas.

Atas Kejadian tersebut bermula, saat pelaku membuka bengkel mobil, lalu korban membawa mobilnya untuk diperbaiki, hingga muncul kesepakan diantara keduanya dengan biaya bayaran perbaikan mobil tersebut sebesar Rp 2 Juta (dua juta rupiah) akan tetapi setelah selesai perbaikan mobil tersebut saudara , korban hanya membayar Rp 500 ribu.

Lalu, pelaku menagih sisa pembayaran kepada korban, namun terjadilah cekcok antara pelaku dan korban, sehingga korban naik pitam, danlangsung menusuk korban menggunakan pisau mengenai perut dan bagian dada korban, sehingga korban meninggal dunia dan bersimbah darah di TKP.

“Dan, pada hari kejadian tersebut, Polsek Terawas dan dibackup Tim Landakpolres Musirawas, untuk melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka di Bukit Langkap,” jelas AKP Dedi sapaanya.

Sementara itu, pengakuan tersangka SA saat ditanyakan, dirinya tidak mempunyai niat untuk membunuh korban, namun korban tidak ada keinginan membayar hutang.

“Aku, dak ado niat nak bunuh dio, cuma di makai jasa aku benari mobil dio dengan upah Rp 2 juta, tapi baru dibayar Rp 500 ribu, sampai sekarang dak dibayar, saat ditagih dio malah marah-marah sambil nunjuk-nunjuk, mengeluarke kata-kata kasar, akhirnya aku emosi dan aku tujah dio dua kali,” kata SA. (Leman.N)

Share and Enjoy !

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *