71 views

Dinkes Jaksel Keliling RS hingga Apotek Imbau Obat Sirup Diganti Tablet

Breaking News

lensapendidikan.com – Jakarta

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) merilis daftar obat yang tercemar etilen glikol (EG). Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengimbau rumah sakit hingga apotek menyetop sementara peredaran obat sirup.

“Jadi pencegahan kita menjalankan instruksi Kementerian Kesehatan, bahwa penggunaan obat sirup untuk di fasilitas kesehatan sementara disetop dulu,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati kepada wartawan, Jumat (21/10/2022).

Yudi mengatakan akan melakukan monitoring ke setiap apotek yang ada di Jakarta Selatan. Dia mengimbau kepada para penjual untuk menyimpan mengganti obat sirup dengan tablet.

“Jadi kita kemarin sudah melakukan keliling, monitoring ke lapangan semua obat-obat sirup di karantina atau disimpan dulu, tidak digunakan atau diganti obat tablet,” katanya.

“Kemarin ke semua fasilitas pemerintah daerah dulu, Puskesmas dan sebagainya. Hari ini kita mulai ke rumah sakit swasta dan klinik. Senin baru ke apotek dan toko-toko obat,” sambungnya.

Menurutnya gagal ginjal bukan penyakit menular. Dia menyebut pencegahan dapat dilakukan dengan pola makan dan minum obat yang benar.

“Kalau ini (gagal ginjal) bukan penyakit menular, bukan kaya COVID-19 ya. Jadi tidak menular. Tapi kalau pola makan dan minum obat salah, penggunaan obat yang salah, akhirnya terkena pada ginjal,” tuturnya.

Diketahui, BPOM menemukan adanya dugaan cemaran senyawa EG dalam 39 bets dari 26 obat sirup yang diperiksa sampai 19 Oktober 2022. Oleh sebab itu, BPOM menarik peredaran obat sirup lantaran dikhawatirkan cemaran EG terkait dengan kasus gagal ginjal akut anak.(GilanngNawawi)

Share and Enjoy !

Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *