Ratusan Personel Disiagakan Saat Operasi Ketupat Musi 2024, Polres Musi Rawas Terima Penitipan Kendaraan Pemudik

lensapendidikan.com MUSI RAWAS-Ratusan personel gabungan yang dikomandoi, Polres Musi Rawas (Mura), Pemda Mura, Kodim 0406 Lubuklinggau, Batalyon B Pelopor Petanang Satuan Brimob Polda Sumsel, Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau dan Senkom Mitra Polri, diterjunkan dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Musi 2024, dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah/Tahun 2024.

 

Pada tahun 2024 ini, Operasi Ketupat Musi 2024, Polres Mura bersama Forkompinda, mendirikan empat pos diantaranya, tiga pos pengamanan (Pam), dan satu pos Pelayanan (Yan), diantaranya, Pos Pam Simpang Semambang Tuah Negeri, Pos Pam Danau Aur Sumber Harta dan Pos Pam Simpang Kasgoro STL Ulu Terawas dan Pos Yan Pasar B Srikaton Tugumulyo, dilengkapi pemasangan CCTV di lokasi pos pam serta pos yan dan tempat rawan yang dilalui para pemudik.

 

Selain itu, ada yang berbeda ditahun sebelumnya, pada tahun ini bertepatan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2024, Polres Mura, menerima penitipan kendaraan pemudik yang akan melakukan perjalanan mudik, guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas pencurian.

 

Pernyataan tersebut diungkapkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, didampingi, Wakapolres, Kompol Harsono SH, Kabag Ops, Kompol Tony Saputra SIK, Kabag SDM, Kompol Edy Putra Jaya S.Pd, Kasat Narkoba, AKP Muhammad Romi SH, Kasat Intelkam, AKP Rudi Hartono, Kasi Humas, AKP Herdiansyah dan Pasi Ops Batalion Brimob B Pelopor (Petanang) Polda Sumsel, AKP Antoni.

 

“Pelaksanaan, Operasi Ketupat Musi 2024, dilaksanakan selama 13 hari, dimulai, Kamis (4/4/2023), hingga, Sabtu (16/4/2023), dengan kekuatan personil kita (Polres Mura), Polri dengan stakeholder terkait, dengan jumlah 257 personel, untuk personel Polres Mura berjumlah 109 personel, sisanya 148 personel gabungan stakeholder terkait,” kata Kapolres

 

Kapolres menjelaskan, Polres Mura, telah mendidirikan empat pos diantaranya tiga pos pam dan satu pos yan, salah satunya, pos pam yang ada di Terawas, didirikan pos tersebut terletak di jalur lintas antara Kabupaten Muratara, Lubuklinggau dan Kabupaten Mura, serta antar provinsi Jambi, yang merupakan Jalan Lintas Sumatera.

 

Pos pam Simpang Semambang Tuah Negeri, sengaja didirikan di situ karena jalur lintas dari Palembang-Sekayu dan dari Palembang-Pali, lalu Pos yan di Pasar B Srikaton Tugumulyo, yang memang di sana padat penduduk, padat aktivitas termasuk juga di sana ada pasar.

 

“Dan, terakhir pos pengamanan di Danau Aur, kita lakukan dengan stakeholder terkait, dimana sebelumnya sudah kita pantau fasilitasnya sangat siap dan kita minta nanti pada hari lebaran dan pasca lebaran, pasti akan ramai sekali masyarakat, maka dihimbau akan berwisata untuk menjaga ketertiban, menjaga keamanan, kenyamanan jangan sampai nanti berwisata di sana, berdesak-desakannya nanti menimbulkan kerugian material dan hal-hal yang tidak diinginkan hingga terjadinya korban jiwa, oleh sebab itu kami terus mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas,” papar suami Ny Meita Andi.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga menghimbau, kepada seluruh pemudik yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran, kiranya untuk melakukan meninggalkan rumah dalam kondisi yang aman terkunci, begitu juga aliran listrik beserta tabung gas yang sudah dicabut dan akan lebih baik menitipkan rumah dengan tetangga ataupun ketua RT.

 

“Dan kami juga menerima penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik, namun kendaraanya tetap disertai surat-surat kendaraan, nantinya jangan sampai juga nanti kendaraan yang dititipkan kendaraan hasil curian kepada kita,” ucap AKBP Andi sapaanya.

 

Kembali, Kapolres menjelaskan, terkait mengenai jembatan antara Kecamatan BTS Ulu, Mura, menuju Kabupaten Pali, tetap tidak menyarankan sampai hari ini walaupun ini sudah dilakukan perbaikan, secara darurat, sudah disurvei oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi, ditambah lagi telah melaksanakan rapat terbaru bersama Pemda Mura, melibatkan kita juga dipendopoan akan dilakukan perbaikan secara jangka pendek oleh PT Pertamina dan PT Medco.

 

“Namun tetap kami tidak menyarankan pemudik untuk menggunakan jalur tersebut baik Jembatan Sungai Teras maupun Jembatan Sungai Keruh, karena memang jembatan tidak memungkinkan, selain itu juga kami tidak menyarankan untuk melakukan perjalanan ataupun melintasi jalur tersebut pada malam, karena jalur tersebut memang sepi dan tidak ada penerangan pada malam hari, kami tidak ingin nanti ada insiden-sidang yang tidak menginginkan,” ungkap mantan Kapolres Muara Enim ini.

 

Disinggung mengenai pemetaan lokasi atau rawan insiden?

 

“Pastinya, lokasi rawan disetiap jalur yang telah didirikan pos Pam dan pos Yan, baik kecelakaannya maupun kriminalitasnya, karena bakal ramai, apalagi tempat wisata itu baru dibuka sama dengan objek wisata Danau Aur, maka dari itu kita akan melakukan patroli, selain itu juga kita menyebarkan nomor bantuan polisi bagi masyarakat yang membutuhkan, bisa langsung menyampaikan atau menginformasinya melalui bantuan polisi, tentunya kita secara cepat mengantisipasinya. Selain itu, mengenai daerah yang rawan banjir di kecamatan Selangit dan Kecamatan BTS, umum pada saat musim penghujan kita berharap di beberapa hari terakhir ini betul-betul ini kemarau basah tidak intensitas hujan itu ada tapi tidak rutin setiap hari yang bisa mengakibatkan kebanjiran,” ulasnya.

 

Kembali, disinggung untuk pantauan arus mudik saat ini?

 

“Mengenai untuk arus mudik saat ini masih normal, masih seperti biasa. Namun diperkirakan pucaknya pada tanggal 8 April, mulai hari Senin ini, tetap kita akan melakukan update harus mudik setiap harinya,” tuturnya.

 

Sebelumnya, saat menjadi pemimpin Operasi Ketupat Musi 2024, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, dan turut hadir, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, Koramil Tugumulyo, Kapten Maryono, Pasi Ops Batalion Brimob B Pelopor (Petanang) Polda Sumsel, AKP Antoni, perwakilan Senkom Mitra Polri, beserta Kepala OPD Kabupaten Mura.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres Mura menyampaikan, arahan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo M.Si

 

Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergitas TNI Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah

 

Berdasarkan survei indikator kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5% atau meningkat 15,7% dibandingkan Tahun 2022

 

Hal ini merupakan wujud apresiasi masyarakat atas kerja keras kita bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik tahun ini

 

Sebagaimana kita ketahui bersama berdasarkan survei kemenhub RI tahun 024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4% dibandingkan tahun 2023

 

Berkaitan hal tersebut Presiden Joko Widodo menekankan bahwa mudik tahun ini adalah mudik yang akan sangat besar sekali kenaikannya 56% dibandingkan tahun yang lalu total yang akan mudik 190 juta penduduk tahun ini lebih kurang ini dari survei

 

Oleh sebab itu saya menghimbau mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal untuk menjawab tantangan ini TNI Polri bersama stakeholder terkait melaksanakan operasi terpusat dengan sandi ketupat 2024 yang melibatkan 155.165 personil selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024. Operasi ini telah diawali KRYD tanggal 28 Maret hingga 3 April 2024 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 17 hingga 23 April 2024.

 

Dalam operasi ini telah dipersiapkan 5.784 pos yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan 1.532 pelayanan dan 480 pos terpadu, dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan kecelakaan kriminalitas dan bencana alam serta di pusat-pusat keramaian tentunya pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal Polri bersama dengan Kementerian Perhubungan dan kementerian PUPR kembali mengeluarkan surat keputusan bersama tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyebaran penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan lebaran 2024/1445 Hijriyah.

 

Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung keamanan keselamatan ketertiban kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas melalui pengaturan operasional angkutan barang sistem one way dan contra flow, penerapan ganjil genap ketentuan penyeberangan the link system dan buffer zone hingga penundaan proyek konstruksi.

 

Pahami dan implementasikan SKB ini secara presisi di lapangan serta sosialisasikan kepada masyarakat. Terkait penggunaan jalan tol dan jalur arteri berikan jaminan kamsel picture lantas kepada masyarakat periksa kesiapan infrastruktur dan moda transportasi yang akan digunakan masyarakat reduksi faktor-faktor potensi kerawanan dan sumbatan di jalan raya terapkan rekayasa lalu lintas secara terukur dan terkoordinasi.

 

Apabila masyarakat merasa khawatir terdapat gangguan kejahatan dalam perjalanannya siapkan pengawalan kepolisian untuk memberikan rasa aman

 

Sinergi dan koordinasi antara Satgas pusat Satgas daerah dan stakeholder terkait harus berjalan optimal sehingga penggunaan Jalan benar-benar merasa aman dan nyaman selanjutnya terkait penyeberangan laut diprediksi pengguna kapal penyeberangan mencapai 10,65 juta orang hindari antrian panjang saat menaiki kapal dengan menerapkan the laying system dan mendorong pemberian tiket secara online pada kantong-kantong parkir pastikan masyarakat mengetahui informasi terkait pelabuhan penyeberangan yang dapat digunakan sesuai jenis kendaraan.

 

Tentunya kita dihadapkan pada situasi dinamis dalam pelaksanaan pengamanan pahami betul Karakteristik wilayah masing-masing seperti titik rawan banjir rawan longsor dan rawan gangguan kamping emas utamakan yang berada di jalur-jalur mudik skenario skenario menghadapi potensi gangguan dan situasi kontingensi harus dipersiapkan secara matang.

 

Aspek keamanan dari gangguan kaki emas juga harus menjadi perhatian penting baik pada rumah yang ditinggalkan jalur mudik maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya lakukan patroli bersama pada jam-jam rawan siapkan layanan Pelaporan Rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan sehingga masyarakat dapat mudik dengan baik

 

Selain itu lebarkan kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan salat Ied sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia di samping kamsel pitcher lantas dan gangguan Kamtibmas stabilitas harga dan ketersediaan bapokting serta BBM harus tetap terjaga tingkatkan koordinasi dan lakukan langkah-langkah bersama dengan stakeholder terkait sehingga stock dan harga dapat tetap terjaga.

 

Seluruh upaya dan perkembangan di lapangan harus diimbangi dengan strategi komunikasi publik yang baik pastikan masyarakat dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan melalui berbagai saluran komunikasi sehingga dapat merencanakan perjalanan dengan nyaman berbagai upaya tersebut diharapkan dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik aman ceria penuh makna diharapkan momentum hari raya Idul Fitri ini dapat menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi persatuan dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat

 

Terakhir, mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personil pengamanan yang telah berpartisipasi dalam mendukung operasi ketupat 2024 sinergitas seluruh stakeholder terkait merupakan kunci utama untuk mengulangi keberhasilan pengamanan hari raya Idul Fitri tahun lalu.(lmn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *