Rumah Kades di Muara Kelingi Ludes Terbakar, Kapolres Musi Rawas Ingatkan Bahwa Instalasi Listrik Harus Sesuai SNI
MUSI RAWAS lensapendidikan–.com– Sebuah rumah milik Kepala Desa Tugu Sempurna, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, hangus dilalap si jago merah pada Kamis (25/6/2026) malam sekitar pukul 20.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Muhlasin, Kepala Desa Tugu Sempurna. Saat kebakaran terjadi, Muhlasin bersama istri dan anaknya sedang menghadiri kegiatan yasinan di rumah keluarga yang berjarak sekitar 500 meter dari kediamannya.
Di dalam rumah hanya terdapat menantunya, Debi Agustia Putri (18), bersama putrinya yang masih berusia delapan bulan. Saat hendak keluar dari kamar, Debi mendapati kobaran api telah membesar dan dengan cepat melahap bagian dalam rumah hingga ke atap.
Dalam kondisi panik, Debi memilih menyelamatkan diri bersama bayinya dengan keluar melalui jendela kamar. Keduanya berhasil selamat tanpa mengalami luka.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, seperti ember, tangki elektrik, dan alat penyemprot air sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB.
Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendra bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik. Hingga saat ini, polisi belum menemukan adanya unsur kesengajaan maupun tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Imbauan Kapolres Musi Rawas
> Menyikapi insiden ini, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.Hum., memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang dipicu oleh korsleting listrik.
> “Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala. Pastikan menggunakan kabel atau peralatan elektronik yang standar (SNI). Selain itu, cabut alat elektronik yang tidak digunakan dan jangan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong tanpa memeriksa kompor atau aliran listrik terlebih dahulu,” ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.
>
Akibat kebakaran itu, rumah mengalami kerusakan berat. Atap dan sebagian besar isi rumah tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, keluarga Muhlasin untuk sementara mengungsi dan tinggal di rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Pihak kepolisian menyatakan penyelidikan akan terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.(leman n)

