Mencegah Serta Mengendalikan Setiap Potensi gangguan Kamtibmas Dengan Lebih Efektif dan Profesional Polres Lubuk Linggau Adakan Latihan TFG
LUBUK LINGGAU lensapendidikan.com– Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan latihan Tactical Floor Game (TFG) yang berlangsung pada Selasa (28/7). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, Kabagops Kompol Robi Sugara, serta diikuti oleh seluruh Pejabat Utama, Kabag, Kasat, Kasi, dan jajaran Kapolsek di lingkungan Polres Lubuk Linggau.
Latihan TFG ini diselenggarakan sebagai sarana penyamaan persepsi, penyusunan strategi, dan pengujian kesiapan operasional dalam menghadapi dinamika keamanan, khususnya terkait penanganan unjuk rasa. Simulasi yang digambarkan dalam latihan ini menyoroti skenario mulai dari tahap awal kerumunan di lingkungan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), hingga proses eskalasi situasi yang berkembang menjadi zona merah atau kondisi kritis.
Dalam arahannya, Kapolres AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa TFG bukan sekadar prosedur rutin, melainkan langkah strategis untuk memastikan setiap unsur pimpinan memahami tugas, wewenang, serta alur komando yang tepat saat situasi berkembang cepat.
“Kita harus mampu membaca situasi sedini mungkin. Penanganan unjuk rasa tidak hanya bicara soal kekuatan, melainkan proporsionalitas, komunikasi efektif, dan kemampuan meredam emosi sebelum terjadi eskalasi yang tidak diinginkan. Ketika situasi bergeser masuk ke zona merah, keputusan cepat, tepat, dan terkoordinasi mutlak diperlukan demi melindungi keselamatan masyarakat, fasilitas umum, serta menjaga kewibawaan institusi,” tegas Kapolres.
Materi latihan dipandu oleh Kabagops yang memaparkan tahapan penanganan secara bertahap: mulai dari pendekatan persuasif, pemantauan, pengamanan bertahap, hingga pengambilan keputusan tegas apabila terjadi tindakan anarkis. Setiap peserta diminta menyampaikan pandangan dan langkah taktis sesuai peran masing-masing wilayah, sehingga terbentuk kesatuan langkah yang terpadu.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya penerapan prinsip keadilan hukum, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta keseimbangan antara menjaga kebebasan menyampaikan aspirasi dengan kewajiban menjaga ketertiban umum.
Melalui latihan ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Lubuk Linggau semakin matang dalam menyusun rencana operasi, sigap dalam mengambil keputusan, dan mampu bekerja secara sinergis antar unsur, baik di tingkat satuan maupun antar wilayah, guna mencegah serta mengendalikan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan lebih efektif dan profesional.(leman n)

