Sentuh Hati Keluarga MAR, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Turun Langsung Berikan Perhatian
Labuhanbatu, Lensapendidikan.com: Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan masyarakat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Hj. Tuti Noprida Ritonga, S.Si., Apt., M.M., mengunjungi kediaman seorang balita berinisial MAR, warga Desa Cinta Makmur, Kecamatan Panai Hulu, yang mengalami kelainan bawaan lahir berupa hipospadia, Kamis (5/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kadis Kesehatan didampingi Kepala Desa Cinta Makmur, Ego Wiharno, Kepala Puskesmas Teluk Sentosa, H. Bangun Hidayah Nasution, S.KM., M.K.M., serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Balita MAR yang kini berusia 3 tahun 4 bulan diketahui mengalami hipospadia, yakni kelainan bawaan pada bayi laki-laki yang menyebabkan letak lubang saluran kemih (uretra) tidak berada di ujung kepala penis, melainkan di bagian bawah penis. Kondisi tersebut memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda dan membutuhkan penanganan medis sesuai hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan MAR sekaligus memberikan perhatian, dukungan moril, dan pendampingan kepada kedua orang tuanya dalam menghadapi kondisi kesehatan yang dialami buah hati mereka.
Suasana haru mewarnai pertemuan tersebut. Kedua orang tua MAR mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian serta kepedulian Kepala Dinas Kesehatan bersama rombongan yang telah meluangkan waktu untuk datang langsung ke kediaman mereka.
Pada kesempatan itu, Hj. Tuti Noprida Ritonga menyampaikan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan akan terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama anak-anak yang mengalami gangguan kesehatan sejak lahir.
Menurutnya, koordinasi dan kerja sama antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah desa, serta lintas sektor sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi, pendampingan, dan akses pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan.
Ia juga berharap melalui kunjungan tersebut, keluarga MAR dapat memperoleh pendampingan yang diperlukan sehingga kondisi kesehatan anak dapat ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan penanganan medis sesuai indikasi.
Kehadiran jajaran Dinas Kesehatan di tengah keluarga MAR menjadi salah satu wujud kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan perhatian, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi persoalan kesehatan.
Melalui sinergi seluruh pihak, diharapkan setiap masyarakat, termasuk anak-anak dengan kondisi kesehatan khusus, dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. (Azi)

