Pendidikan

Kenakan Pakaian Adat 12 Etnis, Siswa SDN 04 Bilah Barat Semarakkan Hari Anak Nasional

Labuhanbatu, Lensapendidikan.com : Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan mewarnai SD Negeri 04 Bilah Barat pada Kamis (23/7/2026), saat sekolah menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang dirangkai dengan kegiatan Kamis Budaya Nasional (KaBuNas).

 

Ratusan siswa bersama para guru mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, mulai dari pawai dan jalan sehat, Senam Anak Indonesia Hebat, hingga aneka permainan tradisional yang melibatkan seluruh peserta didik.

 

Kepala SD Negeri 04 Bilah Barat, Arika Ritonga,S.pd mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan kesehatan peserta didik, sekaligus mengenalkan kembali nilai-nilai budaya bangsa melalui permainan tradisional.

 

“Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan menyenangkan. Melalui KaBuNas, kami juga ingin menanamkan kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal dan permainan tradisional yang sarat nilai edukasi,” ujar Arika Ritonga.

 

Kegiatan diawali dengan pawai dan jalan sehat yang mengelilingi lingkungan sekolah. Para siswa tampak antusias mengenakan pakaian adat 12 etnis yang ada di kabupaten labuhanbatu sambil membawa semangat peringatan Hari Anak Nasional.

 

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat yang berlangsung penuh semangat. Suasana semakin meriah ketika para siswa memainkan berbagai permainan tradisional yang mengundang gelak tawa dan kebersamaan.

 

Menurut pihak sekolah, kegiatan ini juga menjadi upaya mengajak anak-anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai (gadget) dengan menghadirkan aktivitas yang lebih aktif, sehat, dan mempererat interaksi sosial antar sesama teman.

 

Melalui peringatan Hari Anak Nasional dan KaBuNas, SD Negeri 04 Bilah Barat berharap peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, mencintai budaya bangsa, serta memiliki semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

 

Peringatan tersebut ditutup dengan doa bersama dan pesan kepada seluruh siswa agar terus belajar dengan semangat, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kelestarian budaya Indonesia sebagai bagian dari jati diri bangsa. (Zulkarnain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *