Mendagri Apresiasi Peran Kemkomdigi Pulihkan Layanan Internet di Sumbar
Lensapendidikan – Jakarta
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), yang dalam waktu singkat berhasil memulihkan layanan internet di seluruh wilayah terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).
Hal tersebut disampaikan Tito, melalui keterangan resmi, dalam rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (26/1/2026).
“Internet, alhamdulillah terima kasih banyak Kemkomdigi. Semuanya menyatakan, ini pernyataan para bupatinya semua, sambil kami cek, lancar semua,” kata Tito.
Tito, selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, mengungkapkan pemulihan pascabencana di Sumatra Barat telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Sebanyak enam daerah mulai mendekati kondisi normal, yakni Kota Solok, Kota Padang, Kota Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pasaman Barat.
Meski demikian, masih ada kabupaten/kota yang memerlukan atensi khusus, terutama terkait infrastruktur jalan, jembatan, layanan pendidikan, serta pemulihan ekonomi masyarakat. Salah satu daerah yang menjadi perhatian utama adalah Kabupaten Agam.
Kemudian untuk akses transportasi, mendagri mengungkapkan jalan nasional di Sumatera Barat sudah membaik meskipun belum maksimal.
“Misalnya di beberapa tempat itu bisa dilalui oleh roda empat tapi kendaraan truk besar belum. Padahal truk besar perlu untuk logistik,” ujarnya.
“Ekonomi, ada beberapa yang memang memerlukan atensi untuk di pasar-pasar. Inilah yang kami mengundang dari Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM,” tuturnya.
Tito juga mencatat pasokan listrik dan BBM di Sumatra Barat relatif stabil, dengan hanya beberapa desa di Kabupaten Pasaman Barat yang masih mengalami gangguan listrik. Sementara itu, layanan PDAM di sebagian besar wilayah Sumbar relatif stabil, dengan catatan khusus untuk Tanah Datar dan Padang Pariaman yang masih membutuhkan dukungan perbaikan.
Ia menambahkan, Satgas akan terus menyampaikan perkembangan pemulihan kepada publik sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

