Pemerintahan

Hadiri Wisuda Inskes Deli Husada, Bupati Maya Hasmita: Lulusan Kesehatan Harus Berintegritas dan Siap Mengabdi

DELI SERDANG, Lensapendidikan.com: Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 Institut Kesehatan (Inskes) Deli Husada Deli Tua yang digelar di Auditorium Deli Husada, Jalan Besar Nomor 77, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (1/8/2026).

 

Kehadiran Bupati Labuhanbatu dalam momen akademik tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang unggul, profesional, berdaya saing, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 ini meluluskan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Program Magister, Program Sarjana, hingga Program Sarjana Terapan. Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh rasa bangga, sekaligus menjadi tonggak penting bagi para lulusan yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya dan bersiap memasuki dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

 

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, dukungan keluarga, serta semangat untuk terus berkembang.

 

Bupati menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari sebuah fase baru yang menuntut tanggung jawab lebih besar dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

 

“Gelar yang disematkan hari ini bukanlah sekadar hiasan akademis, melainkan awal dari tanggung jawab moral dan sosial yang jauh lebih besar kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas dr. Maya.

 

Ia mengatakan, sebagai lulusan dari institusi pendidikan kesehatan, para wisudawan dan wisudawati akan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

 

Oleh karena itu, kompetensi yang dimiliki harus diiringi dengan sikap profesional, etika yang baik, kepedulian, serta nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi medis serta semakin kompleksnya tantangan kesehatan, Bupati menilai tenaga kesehatan dituntut untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan dan terus meningkatkan kapasitas diri.

 

Berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat, seperti percepatan penanganan stunting, peningkatan kualitas gizi, penguatan pelayanan kesehatan preventif dan promotif, hingga pemerataan akses pelayanan kesehatan, membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan yang kompeten, inovatif, adaptif, dan berintegritas.

 

Menurutnya, kemajuan teknologi di bidang kesehatan harus dimanfaatkan secara bijaksana untuk meningkatkan kualitas pelayanan tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan.

 

“Perkembangan teknologi medis menuntut kita untuk terus belajar dan beradaptasi. Namun, secanggih apa pun teknologi yang digunakan, pelayanan kesehatan tetap harus dilandasi dengan empati, kepedulian, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Labuhanbatu menitipkan sejumlah pesan penting kepada para lulusan baru. Pertama, agar senantiasa menjaga etika dan nilai-nilai humanitas dalam setiap pelaksanaan tugas dan profesi.

 

Menurutnya, keahlian dan kemampuan akademik harus berjalan seiring dengan integritas serta sikap menghormati sesama. Tenaga kesehatan tidak hanya dituntut mampu memberikan pelayanan secara profesional, tetapi juga harus mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

 

Pesan kedua, Bupati mengajak seluruh lulusan agar tidak pernah berhenti belajar dan terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

 

Ia menilai bahwa dunia kesehatan merupakan bidang yang terus mengalami perubahan dan perkembangan. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, pelatihan, penelitian, maupun pengembangan keterampilan menjadi hal yang sangat penting.

 

“Teruslah belajar, perluas wawasan, tingkatkan kompetensi, dan jangan pernah merasa cukup dengan ilmu yang telah diperoleh. Jadilah tenaga kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan zaman serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.

 

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terbuka untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan para alumni maupun akademisi di bidang kesehatan.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat program-program pembangunan kesehatan, serta mewujudkan masyarakat Labuhanbatu yang lebih sehat, sejahtera, dan bermartabat.

 

Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah, institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi profesi, serta seluruh elemen masyarakat.

 

“Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sangat terbuka untuk bersinergi dengan para alumni dan akademisi kesehatan. Bersama-sama, kita dapat membangun berbagai inovasi dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Di akhir sambutannya, Bupati Maya Hasmita mengajak para lulusan untuk melangkah dengan penuh keyakinan serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai sarana untuk memberikan manfaat kepada sesama.

 

“Melangkahlah dengan percaya diri, kibarkan panji-panji kebaikan, dan jadilah agen perubahan bagi kesehatan bangsa,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Rektor Institut Kesehatan (Inskes) Deli Husada Deli Tua, Drs. Johannes Sembiring, M.Pd., M.Kes., menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya atas kehadiran Bupati Labuhanbatu dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun 2026 tersebut.

 

Ia menuturkan bahwa dr. Hj. Maya Hasmita merupakan salah satu alumni terbaik yang menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Inskes Deli Husada.

 

Menurutnya, perjalanan karier dan pengabdian Bupati Labuhanbatu menjadi bukti bahwa pendidikan yang ditempuh di institusi tersebut dapat memberikan bekal bagi para alumni untuk berkiprah dan memberikan kontribusi di berbagai bidang.

 

“Kami merasa bangga atas kehadiran Ibu Bupati Labuhanbatu. Beliau merupakan salah satu alumni terbaik yang membanggakan bagi keluarga besar Inskes Deli Husada,” ujar Johannes.

 

Pada kesempatan itu, Rektor juga memaparkan rekam jejak Inskes Deli Husada dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

 

Sejak tahun 2008 hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.065 alumni Inskes Deli Husada telah bekerja di berbagai negara. Para alumni tersebut telah mengabdikan keahlian dan kompetensinya di sejumlah negara, di antaranya Jepang, Arab Saudi, dan Jerman.

 

Capaian tersebut menunjukkan bahwa tenaga kesehatan lulusan Inskes Deli Husada memiliki peluang besar untuk berkarier di tingkat global, sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas SDM kesehatan Indonesia mampu bersaing di dunia internasional.

 

Melihat terbukanya peluang kerja di berbagai negara, Johannes berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar terus meningkatkan kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.

 

Ia secara khusus mengingatkan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai salah satu modal utama dalam memperluas peluang karier di tingkat internasional.

“Jangan pernah berhenti belajar bahasa asing dan selalu jaga etika di mana pun berada,” imbaunya.

 

Menurutnya, kemampuan berbahasa asing harus dibarengi dengan sikap disiplin, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi terhadap budaya dan lingkungan kerja yang berbeda.

 

Selain itu, ia berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan kualitas kerja, integritas, serta etos pengabdian yang tinggi.

 

Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, S.E., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, S.H., Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Labuhanbatu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Raja Ritonga, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bagian Protokol, jajaran pimpinan dan civitas akademika Inskes Deli Husada, para orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

 

Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan civitas akademika tersebut semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan SDM yang berkualitas.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan Inskes Deli Husada tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga menjadi tenaga kesehatan yang memiliki kepedulian sosial, menjunjung tinggi etika profesi, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Wisuda Periode II Tahun 2026 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, inovatif, dan berintegritas, guna mendukung terwujudnya pembangunan kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia. (Azi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *