News

Dukung Program Kapolda Sumsel, Polres Musi Rawas Revitalisasi Jembatan Dam Impres Melalui Program “BELIDA”

lensapendidikan.com Musi Rawas – Infrastruktur yang kokoh adalah urat nadi perekonomian dan pendidikan masyarakat. Menyadari hal tersebut, jajaran Polres Musi Rawas bergerak nyata dalam balutan program BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri).

 

Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari petunjuk dan arahan Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yang diteruskan melalui Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap program ASRI bentukan Presiden RI.

 

Polri hadir di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan.

 

Revitalisasi Akses Vital Antar Desa

 

Di bawah komando Kapolsek Muara Beliti, AKP Miming Wijaya, S.E., M.M., personel kepolisian bersama warga bahu-membahu memperbaiki Jembatan Dam Impres di Desa Air Satan. Jembatan ini memiliki peran krusial sebagai penghubung strategis antara Desa Air Satan, Desa Air Lesing, Desa Ketuan Jaya, dan Kecamatan Tugumulyo.

 

Kondisi jembatan sebelumnya cukup memprihatinkan; tiang penyangga yang hancur, besi dinding yang hilang, serta korosi yang mengancam keselamatan pengguna jalan. Bahkan, kondisi tersebut pernah menyebabkan kecelakaan.

 

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dusun IV Desa Air Satan, Anton, yang menerangkan bahwa sebelumnya pernah terjadi insiden seorang anak pesantren mengalami kecelakaan karena kendaraan yang dikendarainya tidak dapat direm saat melintas di jembatan tersebut, hingga akhirnya terjun ke bawah dam. Kejadian itu dipicu oleh kondisi pagar jembatan yang sudah rusak dan tidak layak.

 

Transformasi Melalui Lima Tahapan Presisi

 

Perbaikan dilakukan secara sistematis dan terukur guna menjamin kualitas serta daya tahan jembatan:

 

Observasi & Perencanaan: Pengecekan teknis, pengukuran detail, dan kalkulasi material.

 

Preparasi Struktural: Pembersihan area, proses pengemalan tiang cor, dan fabrikasi besi dinding.

 

Rekonstruksi Utama: Proses pengecoran tiang penyangga dan pengelasan konstruksi besi.

 

Estetika & Proteksi: Pengecatan menyeluruh untuk melindungi material dari cuaca.

 

Penyempurnaan: Proses finishing untuk memastikan kerapian dan keamanan maksimal.

 

“Kegiatan BELIDA ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan manifestasi kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Kami ingin memastikan akses pendidikan bagi anak sekolah, jalur distribusi pertanian, dan aktivitas perdagangan warga kembali lancar tanpa kendala infrastruktur,” ujar Kapolres Musi Rawas.

 

Melalui aksi nyata ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat. Jembatan Dam Impres kini kembali berdiri kokoh, siap menopang derap langkah masyarakat Musi Rawas menuju hari esok yang lebih maju dan sejahtera.(leman n)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *